Monday, May 28, 2012

Cara Kerja Switching pada PSTN dan GSM

Dari Circuit-switch ke Packet-Switch
Pada bagian ini, kita akan melihat bagaimana jaringan seluler telah berkembang dari jaringan circuit switch ke jaringan packet-switch dan bagaimana IMS menjadi langkat selanjutnya dari evolusi ini. Kita akan memulai dengan sebuah pengenalan secara jelas tentang sejarah domain 3G  pada circuit-switch  dan packet-switch.
Third Generation Parnership Project(3GPP) bersepakan untuk mengembangkan spesifikasi untuk evolusi GSM. Untuk Evolusi tersebut, 3GPP menggunakan spesifikasi GSM sebagai sebuah dasar rancangan untuk sebuah sistem mobile generasi ketiga. GSM mempunyai dua mode operasi yang berbeda yaitu circuit-switch dan packet-switch. Domain 3G pada circuit-switch dan packet-switch berbasis pada mode operasi GSM ini.
Circuit-switch GSM
Circuit-switch GSM menggunakan teknologi circuit-switch yang digunakan pada Public Switch Telephony Network(PSTN). Jaringan Circuit-switch mempunyai dua plane yang berbeda yaitu plane signaling dan plane media.
MSC

Plane signaling berisi protocol yang digunakan untuk membangun sebuah jalur circuit-switch antar kedua ujung terminal. Sebagai tambahan, pemanggilan layanan juga terjadi pada plane signaling. Plane media berisi data yang dikirimkan pada jalur circuit-switch antar kedua ujung terminal. Suara yang sudah ter-encode ditukarkan antara kedua pengguna juga termasuk pada plane signaling. Plane media dan signaling menggunakan jalur yang sama pada masa-masa awal jaringan circuit-switch. Namun, pada pengembangannya PSTN akhirnya mulai untuk membedakan jalur Plane media dan signaling. Pembedaan ini dipacu oleh munculnya layanan yang berbasis IN(Intelligent Network). Call ke nomor bebas pulsa adalah sebuah contoh dari layanan IN. Layanan IN versi GSM dikenal dengan layanan CAMEL(Customized Applications for Mobile networks using Enhanced Logic).

Baik dalam IN dan CAMEL, plane signaling mengikuti plane media sampai ada titik dimana call sementara waktu ditunda. Pada titik tersebut, plane signaling melakukan query database (misalkan sebuah query untuk nomor routing dari sebuah nomor 0800) dan menerima sebuah respon. Ketika plane signaling menerima respon dari query, call setup akan dilanjutkan dan kedua plane signaling dan media mengikuti jalur yang sama sampai keduanya mencapai tujuan.
3GPP telah satu langkah lebih jauh dalam pemisahan plane signaling dan media dengan pengenalan arsitektur terpisah untuk MSC(Mobile Switching Center). MSC dibagi menjadi sebuah sebuah server MSC dan sebuah media gateway. Server MSC menangani plane signaling dan media gateway menangani plane media. Arsitektur terpisah telah dikenalkan dalam spesifikasi 3GPP Release 4. Kita akan melihat bahwa IMS juga menyimpan jalur signaling dan media terpisah, namun juga bahkan lebih jauh dalam pemisahan ini. Satu-satunya node yang harus menangani kedua palne media dan signaling adalah terminal dari IMS sehingga tidak ada node jaringan yang harus menangani keduanya.
Packet-switch GSM
Jaringan paket switch GSM, juga dikenal sebagai GPRS(General Packet Radio Service, yang dibahas pada 3GPP TS 23.060) merupakan dasar dari domain packet-switch 3GPP Release 4. Domain ini memungkinkan user untuk tersambung ke Internet menggunakan teknologi packet-switch murni. Pada awalnya terdapat tiga aplikasi yang dirancang untuk meningkatkan penggunakan domain packet-switch:
1.    Wireless Application Protocol(WAP)
2.    Akses ke jaringan korporasi
3.    Akses ke Internet publik 
Namun, tidak satupun aplikasi ini yang cukup menarik pelanggan sebagai alasan untuk biaya yang besar untuk menjalankan jaringan mobile packet-switch.

No comments:

Post a Comment