| Arsitektur Jaringan Multihop pada Wireless Sensor Network |
Pendahuluan
Selama beberapa tahun, jumlah platform node sensor telah meningkat menuju jalur yang signifikan. Secara bersamaan, sebuah sistem operasi dikembangkan untuk secara khusus pada Jaringan Sensor Nirkabel(Wireless Sensor Network/WSN). TinyOS adalah sistem operasi open-source yang berbasis pada nesC yang mana merupakan sebuah bahasa deskriptor komponen. WSN dibangun dari sejumlah besar node sensor yang mana berukuran kecil, biaya murah, dan mempunyai ukuran memori yang terbatas. Setiap node ini bisa berinteraksi dengan lingkungannya dengan merasakan(mengsensor) atau mengatur parameter fisik. Node-node ini bekerja-sama satu sama lain agar memenuhi tugas node-node tersebut karena jika hanya satu buah node tidak mampu melakukan hal tersebut. Node-node tersebut tidak punya topologi yang tetap, namun sangat memungkinkan untuk menggunakan ribuan node sensor dalam area yang luas. Secara umum, node-node sensor bekerja tanpat diperhatikan dan mengirimkan nilai hasil pengamatan node ke node base atau node sink yang mana bertugas sebagai sebuah perantara antara pengguna dengan WSN. Fitur penting dari sebuah pengaturan WSN adalah kemampuan nya untuk bekerja tanpa infrastruktur dan kemampuan untuk mengatur diri sendiri . jaringan bisa terdiri dari berbagai jenis sensor seperti goncangan bumi, suhu, tampilan, dan lain lain yang mana bisa mengawasi sebuah perubahan kondisi dengan variasi yang besar.
Disisi lain tidak ada keraguan bahwa TinyOS mempunyai peran paling penting dalam WSN, karena menyediakan sebuah rujukan umum untuk peneliti untuk bekerja sama dan menghasilkan sebuah solusi yang berbeda. TinyOS menyediakan cara paling mudah untuk membuat aplikasi WSN, namun hal tersebut bisa menjadi tidak sederhana ataupun tidak penting. Karena hardware dalam node sensor telah menjadi semakin beragam dan banyak platform yang muncul, portabilitas aplikasi menjadi sangat kompleks.